ORDER HERE

ORDER HERE

Showing posts with label Sepakbola. Show all posts
Showing posts with label Sepakbola. Show all posts

Sunday, 22 November 2015

Sunday, 8 November 2015

Kunci Kemenangan MU: Main Sabar Mohammad


Manchester United tahu bahwa West Bromwich Albion akan lebih banyak bertahan dalam duel keduanya akhir pekan ini. Maka dari itu, 'Setan Merah' coba main sabar dan akhirnya tiga poin pun mampu didapat.

Menjamu WBA di Old Trafford, Sabtu (7/11/2015) malam WIB, MU tampil dominan sejak menit awal dan tak memberikan tim tamu kesempatan mengembangkan permainan.

Mereka mampu unggul penguasaan bola hingga 76 persen, namun pertahanan berlapis WBA membuat MU sulit menciptakan peluang. Peluang bersih pertama baru didapat pada menit ke-16 lewat Juan Mata.

Sementara, shot on goal pertama baru hadir semenit jelang babak pertama usai ketika tembakan Anthony Martial memaksa Boaz Myhill untuk menepisnya.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-52 ketika bola sapuan Claudio Yacob yang tak sempurna jatuh di kaki Jesse Lingard yang berada di depan kotak penalti. Dengan jitu, Lingard mengarahkannya ke tiang jauh tanpa bisa dihalau Myhill.

Gol tersebut akhirnya membuat WBA bermain lebih terbuka. Meski demikian, mereka gagal menciptakan satu gol pun dan malah kebobolan lagi di menit ke-90 lewat penalti Juan Mata menyusul pelanggaran terhadap Martial dalam sebuah skema serangan balik.

Usai pertandingan, Van Gaal mengaku puas dengan kemenangan 'Setan Merah' kali ini. Secara khusus, manajer asal Belanda itu memuji kesabaran para pemainnya untuk membongkar pertahanan WBA.

"Semua tahu bahwa hal tersulit dalam permainan sepakbola itu adalah mencari cara mencetak gol melawan tim yang bermain sangat bertahan. Hanya ada ruang di sayap dan kami coba untuk melakukannya," ujar Van Gaal kepada BBC.

"Satu-satunya cara bermain melawan tim yang terorganisir dan bermain bertahan, adalah dengan bermain sabar. Di babak kedua West Brom kelelaan dan peluang-peluang pun datang. Gol mengubah jalannya laga, kami lebih punya ruang. Lalu Anda bisa lihat kualitas seorang Anthony Martial, dan dia berperan atas lahirnya gol kedua kami," sambungnya.

Dengan hasil tersebut, United tetap berada di posisi keempat dengan nilai 24. Sementara, West Brom berada di posisi ke-14 dengan koleksi nilai 14. Ini adalah kekalahan keenam The Baggies musim ini dari 12 laga yang sudah dijalani.
Resha Pratama - detikSport.com

Lingard Bayar Kepercayaan Van Gaal dengan Gol Rossi



Dua kali dalam dua pertandingan terakhir, situs resmi Manchester United memberikan gelar man of the match kepada Jesse Lingard. Yang teranyar didapatkan Lingard pada laga melawan West Bromwich Albion, di mana ia mencetak gol debutnya untuk 'Setan Merah'.

Lingard, yang merupakan produk asli akademi United, tampil apik pada tengah pekan silam, ketika United menghadapi CSKA Moskow. Pada laga tersebut, ia memperoleh setidaknya dua peluang emas --satu sepakannya diblok, sementara yang lainnya melambung.

Kendati gagal mencetak gol, Lingard membuat satu assist pada laga tersebut. Umpannya kepada Wayne Rooney dikonversikan menjadi gol oleh kapten United itu. The Red Devils pun menang 1-0 atas CSKA.

Tampil apik pada laga melawan CSKA, Lingard pun kembali dimainkan sebagai starter ketika United menjamu West Brom di Old Trafford, Sabtu (7/11). Jika biasanya ia beroperasi di sisi kanan, kali ini ia bermain di sisi kiri. Pos di sisi kanan ditempati oleh Juan Mata, sementara Anthony Martial --yang biasanya mengisi sisi kiri United-- kali itu dimainkan sebagai ujung tombak.

Kesempatan tersebut dibayar dengan baik oleh Lingard. Gelandang berusia 22 tahun itu membuka keunggulan United pada menit ke-52. Berawal dari bola yang dibuang oleh Chris Brunt, Lingard lantas melepaskan sepakan kaki kanan dari luar kotak penalti. Sepakannya mengarah ke tiang jauh tanpa bisa dijangkau oleh kiper West Brom, Boaz Myhill.

Itulah gol pertama Lingard untuk tim senior di Premier League. Manajer United, Louis van Gaal, pun memberikan pujian kepadanya. Ia menyebut, Lingard telah memanfaatkan kesempatan yang diberikan kepadanya dengan baik.

"Di awal musim ini, saya bilang bahwa saya ingin mempertahankannya. Tapi, ia harus bersabar menunggu kesempatan. Sekarang, kondisinya lebih baik dari rekan-rekannya yang memiliki posisi sama dengannya. Dia sudah berkembang dan tampil bagus belakangan ini," kata Van Gaal kepada MUTV.

Jalan Lingard untuk bisa menjadi reguler di tim utama tidaklah mudah. Pada pramusim tahun 2014, ia berhasil mencuri perhatian Van Gaal. Manajer asal Belanda tersebut lantas memasukkannya ke starting XIpada laga melawan Swansea City, di pekan pembuka musim 2014/2015. Sial bagi Lingard, ia mengalami cedera lutut pada laga tersebut.

Setelah absen lama, Lingard pun harus melewati sisa musim sebagai pemain pinjaman di Derby County. Bersama The Rams, Lingard tampil 15 kali di divisi Championship dan mencetak 2 gol.

"Saya memasukkannya ke starting line-up pada laga pertama musim lalu melawan Swansea City. Kala itu, dia sudah membuat saya terkesan. Tapi, dia cedera di laga itu, jadi dia butuh rehabilitasi dan itu membutuhkan waktu lama," ucap Van Gaal.

Finza Noor - detikSport.com

Mata Optimistis dengan Kans Juara MU



Manchester United terus di papan atas Premier League setelah mengalahkan West Bromwich 2-0 tadi malam. Gelandang MU Juan Mata optimistis dengan peluang juara timnya di akhir musim ini.

Kemenangan itu melanjutkan rentetan hasil tak terkalahkan 'Setan Merah' di liga. Sejak dibekuk Arsenal 0-3 pada 4 Oktober, MU belum memperoleh dua kemenangan dan dua kali imbang.

Hasil itu menempatkan MU di urutan keempat klasemen dengan 24 poin, terpaut satu angka dari Leicester City, dan Arsenal serta Manchester City yang baru akan bertanding pada malam ini.

Mata mencetak gol kemenangan MU dari titik putih saat menundukkan West Bromwich. Pemain yang didatangkan dari Chelsea itu memilih memikirkan pertandingan satu demi satu.

"Bersaing dalam perebutan juara? Tentang hal itu, kita lihat saja karena masih ada banyak pertandingan sampai akhir musim. Kami harus melewatinya satu demi satu," ucap Mata yang dilansir Soccerway.

"Kami melalui satu bulan yang sulit dengan beberapa pertandingan yang sulit pula, tapi kupikir kami masih dalam posisi untuk bersaing."

"Sekarang kami harus fokus pada tim nasional dan kami akan menghadapi banyak pertandingan di akhir November dan Desember dan kami harus berada dalam level terbaik," pungkas dia.

Okdwitya Karina Sari - detikSport.com

Lihat Gol Manchester United vs WBA 2-0


Gol tercipta oleh J.Lingard dan Juan mata. Lihat videonya:




Tuesday, 3 November 2015

THIS IS THE GOAL MU vs CSKA MOSCOW



MU Mampu Puaskan Van Gaal



Manchester United memetik kemenangan saat menjamu CSKA Moskow. Penampilan 'Setan Merah' mampu membuat Louis van Gaal puas.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Old Trafford, Rabu (4/11/2015), MU menang dengan skor akhir 1-0. Gol itu dilesakkan oleh Wayne Rooney lewat sundulan kepala, meneruskan bola umpan dari Jesse Lingard.

Dalam laga itu, MU dicatat oleh Soccernet mampu melakukan 15 kali attempts. Lima diantaranya bisa mencapai sasaran. Mereka juga bertahan dengan baik dengan menahan CSKA melepaskan lima percoabaan dan hanya tiga menemui bidang.

Van Gaal pun merasa puas dengan penampilan tim besutannya itu. Tapi, dia juga bilang bahwa MU masih menyia-nyiakan peluang.

"Penampilan yang bagus? Terima kasih untuk pujian Anda. Ini luar biasa karena kami mencetak setidaknya 12 kesempatan dan harus menunggu lama," kata Van Gaal di BT Sport.

"Sebelum itu, mereka bisa mencetak gol, lalu itu menjadi laga yang berbeda. Saya senang, kami bermain bagus," imbuhnya.
Lucas Aditya - detikSport.com

Karena Keputusan Van Gaal Tarik Martial Sudah Benar


Reuters / Darren Staples Livepic

Louis van Gaal mendapat tanggapan tidak mengenakkan dari suporter Manchester United dalam kemenangan 1-0 atas CSKA Moskow. Van Gaal tenang saja karena keputusannya itu terbukti jitu.

Saat kedudukan masih imbang tanpa gol, Van Gaal melakukan keputusan yang mengherankan karena menarik Anthony Martial di menit ke-66 untuk digantikan oleh Marouane Fellaini. Dengan masuknya Fellaini, maka Rooney didorong ke depan menjadi tumpuan utama MU. 

Bagaimanapun, tidak bisa dipungkiri bahwa Martial sedang tidak bagus-bagus amat. Statistik Whoscored mencatat bahwa selama di atas lapangan, Martial cuma melakukan satu percobaan yang mengarah ke gawang, melepaskan dua operan kunci, tapi hanya 57,1 persen operannya yang akurat. 

Meski begitu, Martial tampaknya lebih dianggap bisa memberikan kontribusi ketimbang Wayne Rooney, mengingat dia beberapa kali melewatkan peluang dan sudah cukup lama 'mandul. Walaupun si kapten justru lebih baik setelah melepaskan tiga tembakan (satu on target), dua operan kunci, dan memiliki akurasi operan sebesar 79,4 persen.

Sorakan 'huu' lantas terdengar di Old Trafford ketika Martial berjalan menuju ke pinggir lapangan. Namun demikian, Van Gaal mampu membuktikan bahwa dia sudah membuat keputusan yang tepat. Rooney tampil sebagai pahlawan 'Setan Merah' setelah menyambut umpan silang Jesse Lingard dengan sundulan untuk menjebol gawang CSKA di menit ke-79. 

Saat ditanya apakah dia mendengar reaksi suporter, Van Gaal menjawab: "Tentu saja, saya tidak tuli," kata manajer MU itu di Sky Sports. "Itu adalah pendapat fans. Setelah itu, mereka mestinya tidak kecewa dengan keputusan manajernya."

"Saya sangat senang karena saya menempatkan dia (Rooney) kembali di posisi striker dan dia mencetak gol," sambung Van Gaal.

Ini adalah kemenangan pertama MU setelah tiga kali imbang dan sekali kalah dalam empat laga sebelumnya di semua kompetisi. Tiga angka yang diraih turut melambungkan Rooney cs ke puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi tujuh poin dari empat laga.

Okdwitya Karina Sari - detikSport.com

Kemenangan Penting untuk MU



Manchester United mampu mengakhri rentetan hasil imbang saat melawan CSKA Moskow. Bastian Schweinsteger pun menyebutnya sebagai raihan kemenangan penting.

Saat menjamu CSKA di laga matchday IV Liga Champions, MU menang dengan skor akhir 1-0. Gol di Old Trafford, Rabu (4/11/2015) dinihari WIB, dilesakkan oleh Wayne Rooney di babak kedua.

Hasil itu mengakhir tiga hasil imbang berurutan MU di tiga laga terakhir di semua ajang. Manchester City, Middlesbrough, dan Crystal Palace merupakan lawan-lawan yang bermain seri melawan MU.

Tak cuma gagal menang, MU juga gagal membobol gawang lawan. Tapi, pertahanan 'Setan Merah' juga mampu tampil oke catatan tanpa kebobolan.

"Ini merupakan momen besar buat kami, karena kami tak mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Jadi, itu sangat penting terutama setelah satu kesempatan besar di Moskow pada babak kedua," kata Schweinsteigr di situs resmi klub.

"Saya pikir kami layak mendapatkan kemenangan ini karena kami sudah berusaha keras untuk laga ini. Kemi mencoba untuk membuat kesempatan dan saya pikir kami mendapatkan beberapa terutama untuk Marcos Rojo di babak pertama dan beberapa pemain lain."

"Untuk kami, sangat penting bisa memenangi laga kandang seperti itu. Juga di klasemen grup, sekarang kami berada di posisi teratas. Kami harus memenangi laga melawan Eindhoven, tapi situasinya seharusnya lebih baik saat ini," imbuh pemain asal Jerman itu.

Lucas Aditya - detikSport.com

Monday, 2 November 2015

Fellaini Tak Akan Jadi Solusi Tumpulnya Lini Depan MU



Louis van Gaal beberapa kali memasang Marouane Fellaini sebagai striker saat Manchester United membutuhkan gol. Meski sekarang MU sedang seret gol, Van Gaal tak akan menjadikan Fellaini sebagai solusinya.

MU gagal mencetak satu gol pun dalam tiga pertandingan terakhir. The Red Devils bermain 0-0 dengan Manchester City, Middlesbrough, dan yang terbaru dengan Crystal Palace. Untuk laga melawan Middlesbrough di ajang Piala Liga Inggris, mereka akhirnya tersingkir lewat adu penalti.

Wayne Rooney yang diandalkan Van Gaal sebagai ujung tombak tampil di bawah standar. Sementara itu, Anthony Martial belakangan ini lebih sering dimainkan sebagai penyerang sayap kiri.

Van Gaal pernah memasang Fellaini sebagai striker ketika MU mengalahkan Liverpool 3-1, bulan September lalu. Tapi, Van Gaal menegaskan bahwa dia melakukan hal tersebut karena terpaksa. Dalam situasi normal, dia akan tetap memasang pemain asal Belgia itu di posisi aslinya sebagai gelandang.

"Ketika saya memasang dia sebagai striker, dia cuma seorang striker dalam rencana B, bukan rencana A," ujar Van Gaal yang dikutip Manchester Evening News.

"Dia sudah bermain sekali sebagai striker, yaitu melawan Liverpool. Tapi, itu karena saya punya masalah (dengan cedera) dan itulah kenapa saya memasang dia sebagai striker sejak awal. Tapi, itu tidak normal," tutur Van Gaal.

"Dia harus bersaing sebagai seorang gelandang karena dia lebih merupakan seorang gelandang daripada striker. Dia harus bersaing dengan pemain-pemain lain di posisinya. Saya harus membandingkan, berpikir bagaimana kami harus bermain, dan kemudian memutuskan. Selalu seperti itu," katanya.

MU selanjutnya akan menjamu CSKA Moskow dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (4/11/2015) dinihari WIB.

Meylan Fredy Ismawan - detikSport

MU Kini Tatap Laga yang 'Nyaris seperti Final'



Pemain Manchester United Juan Mata menegaskan pentingnya kembali ke jalur kemenangan usai sejumlah hasil seri. Laga tengah pekan ini pun disebutnya nyaris seperti final.

Akhir pekan lalu MU berimbang tanpa gol ketika bertamu ke markas Crystal Palace. Hasil itu lahir setelah beberapa hari sebelumnya 'Setan Merah' disingkirkan Middlesbrough dari Piala Liga Inggris di babak adu penalti setelah sebelumnya terus-terusan main 0-0.

Ditambah dengan hasil "kacamata" ketika menjamu Manchester City di derby Manchester, MU pun sudah tiga laga berturut-turut tak kuasa mencetak gol--mengecualikan adu penalti lawan Boro.

Tepat sebelum itu pun MU juga cuma bisa bermain 1-1 di markas CSKA Moskow pada matchday 3 Liga Champions tanggal 22 Oktober, sebuah hasil seri lain walaupun setidaknya saat itu The Red Devils masih mampu mencetak gol.

Berikutnya MU akan menjamu CSKA di matchday 4 Liga Champions pada tengah pekan dan beberapa hari kemudian kembali tampil di kandang dengan menjamu West Bromwich Albion pada partai Premier League.

"Hai semuanya. Sepekan lalu, setelah dua hasil seri, saya mengatakan bahwa kami harus segera menang lagi. Sayangnya, Senin ini saya masih mendambakan hal serupa. Setelah dua hasil seri, kami terpaksa harus menang lagi sesegera mungkin, dimulai dengan pertandingan berikutnya di Liga Champions," sebut Mata dalam blog-nya yang dikutip laman web situs resmi MU. 

"Hasil seri di Piala Liga Inggris adalah yang terburuk karena itu diikuti oleh kekalahan dalam babak adu penalti. Saat melawan Middlesbrough menjadi salah satu laga ketika tim yang bertamu ke Old Trafford berusaha bertahan dengan baik, mengacaukan permainan kami, dan mengandalkan peluang apa pun yang mereka punya untuk bikin gol. Itu berguna buat mereka karena mereka bisa membawa laga ke adu penalti dan kemudian mereka lebih baik daripada kami dalam adu tos-tosan tersebut."

"Hasil seri di Premier League lawan Crystal Palace berbeda. Mereka adalah sebuah tim yang tahu cara memainkan kartunya. Kami tidak mampu menciptakan peluang-peluang bagus. Kami harus bisa lebih baik lagi dalam aspek permainan yang satu itu karena saya pikir kami punya pemain yang dapat melakukannya. Saya yakin gol akan segera datang dan bersamaan dengan itu hasil-hasil lebih bagus." 

"Sekarang saatnya berlatih dan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya. Kami punya dua laga berturut-turut di Old Trafford dan satunya pada Selasa ini nyaris seperti final. CSKA punya poin sama dengan kami sehingga penting untuk menang jika kami hendak memuncaki grup kami," tutur Mata. 

Dari tiga pertandingan di Grup B Liga Champions, MU kini mengoleksi 4 poin seperti halnya CSKA. Keduanya cuma unggul satu poin dari PSV yang menjadi juru kunci sementara dan hanya tertinggal dua poin dari Wolfsburg yang bertengger di posisi teratas.

Kris Fathoni W - detikSport.com

Van Gaal Disebut Bikin Pemain MU Tampil seperti Robot


Getty Images/Alex Livesey

Manchester United di bawah arahan Louis van Gaal kembali mendapat kritikan dari seorang mantan pemain klub itu. Andrei Kanchelskis menilai para pemain MU kini seperti robot.

Kanchelskis, yang pernah jadi pemain andalan 'Setan Merah' di sektor sayap pada era Sir Alex Ferguson, menilai bahwa instruksi Van Gaal sudah membuat para pemain MU tampil seperti robot.

Penggawa MU periode 1991–1995 yang turut membantu klub itu meraih dua titel Premier League tersebut juga menyebut gaya Van Gaal amatlah bertolak belakang dengan Sir Alex. Kanchelskis bahkan menyatakan Van Gaal tidaklah pas untuk MU. 

"Van Gaal terlalu pragmatis, para pemainnya tampil seperti robot-robot," ucap Kanchelskis kepada The Sundan dilansir Express.

"Mereka beroperasi dalam sebuah ruang sempit, mereka tak diizinkan berimprovisasi, berkebalikan dari apa yang dulu Ferguson izinkan pada kami. Van Gaal, tentu saja, adalah seorang pelatih bagus tapi menurut saya ia kurang pas buat Manchester United."

"Saya melihat permainannya untuk musim kedua saat ini. Ia mengatakan transformasi terus berjalan, tapi saya masih tak mengerti apa yang ia inginkan. Ada kesan ia juga tak tahu apa yang ia mau."

"Tak ada pemain kreatif, tak ada winger. Tak ada yang bisa memberi sokongan buat Wayne Rooney. Manchester yang ada saat ini tidaklah sama seperti ketika masih ditangani oleh Ferguson," tuturnya.

Sebelum ini gaya main MU juga mendapatkan sorotan tajam dari mantan pemain lain, Paul Scholes. Pria yang kini aktif di media tersebut bahkan menyatakan tidak bakal enjoy jika main di tim MU yang ada sekarang.

Kris Fathoni W - detikSport.com

Sunday, 1 November 2015

'Dulu MU Bisa Bikin Gol Kapan Saja, Sekarang: Oper, Oper, Oper'



Getty Images Sport/Jordan Mansfield

Tumpulnya lini depan Manchester United tengah menjadi sorotan saat ini. Satu komentar tajam dilontarkan gelandang Crystal Palace Yohan Cabaye, menilai MU saat ini kurang insting membunuh.

Cabaye dan Palace sendiri baru menghadapi MU pada Sabtu (31/10/2015) akhir pekan kemarin, di mana kedua tim bermain imbang 0-0. Sebagai catatan, bagi MU itu merupakan hasil imbang tanpa gol yang ketiga secara beruntun.

Terakhir kali MU mampu mencetak gol adalah saat bermain imbang 1-1 melawan CSKA Moskow di fase grup Liga Champions. Saat itu Anthony Martial menjadi pencetak gol di menit ke-65, yang artinya sudah 325 menit MU gagal bikin gol sampai saat ini dengan catatan MU melakoni babak tambahan kala menghadapi Middlesbrough di Piala Liga Inggris.

Hasil imbang kontra Palace di Selhurst Park kemarin juga menunjukkan sebuah fakta bahwa MU tak mampu bikin ancaman berarti. Whoscored mencatat bahwa anak asuh Louis van Gaal punya penguasaan bola 53%, melepaskan cuma lima percobaan dan hanya satu yang tepat sasaran.

Patut diketahui, satu-satunya upaya yang tepat sasaran itu dicatatkan MU melalui eksekusi tendangan bebas Wayne Rooney. Artinya sepanjang 90 menit, tim dengan gelar Premier League terbanyak itu hampir bisa dikatakan tak mampu mengancam gawang Palace lewat permainan terbuka.

Padahal sebagaimana dicatat Whoscored juga, MU sejauh ini adalah tim dengan rata-rata penguasaan bola tertinggi di liga dengan 58,9%. Mereka juga punya tingkat akurasi umpan yang relatif tinggi yakni 85%, yang menempatkan mereka di urutan ketiga tim dengan akurasi umpan terbaik.

Tapi di lain sisi, tingginya penguasaan bola dan cemerlangnya akurasi umpan MU tak sebanding dengan upaya yang mereka lepaskan. Mereka cuma punya rata-rata 10 percobaan per pertandingannya, di mana itu adalah yang ketiga terburuk dari seluruh tim liga.

Bagi Cabaye pribadi, laga melawan MU kemarin sudah memberikan pengalaman berbeda untuknya. Jika sebelumnya dia merasa MU relatif selalu mampu memberikan ancaman kepada lawan di jalannya laga, akhir pekan kemarin malah hampir tak ada bahaya serius untuk timnya.

"Saya ingat bemain melawan Manchester United untuk Newcastle (United) sebelumnya, mereka bisa mencetak gol di setiap momen dalam sebuah pertandingan. Di sini, mereka tidak punya peluang-peluang besar untuk mencetak gol. Wayne Rooney punya sebuah tendangan bebas di babak pertama dan ya sudah, begitu saja," kata Cabaye dikutip Soccerway.

"Ya, mereka adalah klub besar dan ya, mereka bisa menguasai bola. Mengoper, mengoper, mengoper. Tapi kalau Anda bekerja keras melawan mereka dan tetap dalam bentuk permainan yang bagus, mereka tidak bisa melakukan apapun untuk melewati Anda atau tampil berbahaya," tambah gelandang asal Prancis ini.

Di liga, sejauh ini MU mencetak 15 gol dalam 11 pekan. Itu menempatkan mereka di posisi sembilan soal produktivitas. Sebaliknya, mereka punya catatan pertahanan paling oke bersama dengan Tottenham Hotspur dan Arsenal karena baru kemasukan delapan kali.

Rifqi Ardita Widianto - detikSport.com

Tuesday, 27 October 2015

MU Akan Gelar Laga Testimonial untuk Rooney Meylan



REUTERS/Phil Noble
Manchester United akan memberikan apresiasi atas pengabdian Wayne Rooney kepada mereka selama ini. 'Setan Merah' akan menggelar sebuah pertandingan testimonial untuk kaptennya itu.

Pertandingan testimonial itu akan dilangsungkan pada 3 Agustus 2016 di markas MU, Old Trafford. Laga tersebut juga akan menandai 12 tahun kebersamaan Rooney dan MU.

Tim mana yang akan menjadi lawan MU pada laga testimonial itu akan diumumkan di kemudian hari. Semua keuntungan yang didapat dari laga itu akan disumbangkan untuk amal.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang membuat testimonial ini menjadi kenyataan," ucap Rooney seperti dilansir situs resmi MU.

"Yang paling penting, saya ingin berterima kasih kepada para suporter atas dukungan luar biasa yang mereka berikan kepada saya dan tim sejak saya bergabung dengan klub. Malam pertandingan tentunya akan jadi istimewa untuk saya dan keluarga saya, tapi saya berharap itu akan menjadi malam perayaan untuk semua yang terlibat dan kami juga bisa memberi satu atau dua kejutan," katanya.

Rooney direkrut MU dari Everton pada 2004 saat masih berusia 18 tahun. Sejak saat itu, dia mengemas 236 gol dalam 493 pertandingan bersama MU. Dia butuh 13 gol lagi untuk menyamai rekor Sir Bobby Charlton sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa MU.

"Saya senang karena fans United akan bisa merayakan tahun-tahun menakjubkan Wayne di klub dengan cara seperti ini. Sejak hat-trick dalam debut sensasionalnya hingga yang terbaru dari 236 golnya, dia sudah menjadi figur sentral pada salah satu periode tersukses dalam sejarah klub, memenangi segalanya, mulai dari Piala Dunia Antarklub, Liga Champions dan Piala Liga Inggris, hingga lima titel Premier League yang sudah diraihnya," ujar executive vice chairman MU, Ed Woodward.

Fredy Ismawan - detikSport.com

Jones Senang MU Dikaitkan dengan Hummels dan Ramos



Clive Rose/Getty Images

Manchester United berpotensi dikait-kaitkan dengan bek top dunia seperti Mats Hummels ataupun Sergio Ramos di masa depan. Namun demikian, isu transfer tidak membuat Phil Jones merasa tergganggu.

Jones mengalami awal musim 2015-16 yang sulit. Bek tengah MU ini dibebat cedera plus mengalami gumpalan darah beku sehingga baru tampil di tujuh pertandingan di semua kompetisi.

MU sempat santer dikabarkan sudah dekat mendapatkan Hummels (Borussia Dortmund) dan Ramos (Real Madrid) di musim panas lalu. Meski pada akhirnya, kedua pemain itu bertahan di klub masing-masing, tapi MU dipercaya masih akan dihubungkan dengan mereka di masa depan.

Jones mengaku dirinya malah khawatir apabila MU tidak dikaitkan dengan pemain-pemain kelas dunia. Tapi satu hal yang jelas, bek internasional Inggris itu siap memberikan penampilan terbaiknya di setiap pertandingan.

"Kami ada di Manchester United," kata Jones di FourFourTwo. "Kami selalu akan dikaitkan dengan Ramos atau Hummels atau siapapun orangnya, kami selalu akan dihubungkan dengan banyak pemain. Itu bukan masalah."

"Itu adalah sesuatu yang Anda mesti hadapai sejak Anda berada di skuat U-14. Ini adalah sepakbola untuk Anda tapi Anda harus bertarung dengan cara Anda sendiri dan memperlihatkannya kepada orang-orang."

"Kalau Anda tidak bisa menghadapinya maka berarti Anda tidak pantas berada di klub. Ada kompetisi di sini," sambung pemain yang digaet dari Blackburn Rovers itu.

"Kami ada salah satu klub terbaik di dunia. Aku justru sedikit khawatir kalau kami tidak dikaitkan dengan para pemain terbaik di dunia. Ini adalah hal yang alami dan sehat," imbuh Jones.

Okdwitya Karina Sari - detikSport

MANCHESTER UNITED Hubungi Agen Antoine Griezmann



Manchester United telah menghubungi agen Antoine Griezmann, di tengah rencana mereka untuk membeli sang pemain, menurut laporan yang tengah beredar di Spanyol.


Setan Merah amat bernafsu mendapatkan bintang Atletico Madrid berusia 24 tahun, dan mereka sudah mengadakan kontak dengan pihak-pihak terkait mengenai rencana tersebut.



Griezmann sendiri diklaim sudah siap berpindah klub dan tengah bermimpi ingin bermain di Premier League bersama sebuah tim dengan sejarah panjang dan reputasi besar.



Chelsea dikabarkan juga sudah sempat menemui agen sang pemain untuk membujuk eks Real Sociedad datang ke Stamford Bridge.



Fichajes lantas mengklaim bahwa masa depan sang bintang bakal ada di Premier League. (BOLA.NET)

Sunday, 25 October 2015

MU Harus Hentikan De Bruyne-Sterling



Duo pemain anyar Manchester City Kevin de Bruyne dan Raheem Sterling sedang dalam performa prima. Untuk mengalahkan City, Wayne Rooney menilai Manchester United harus bisa menghentikan keduanya.

MU dan City akan melakoni Derby Manchester jilid pertama di 2015-16 di Old Trafford, Minggu (25/10/2015) malam WIB. Di pertemuan terakhir, MU menundukkan City 4-2 setelah empat kali beruntun dipaksa mengakui keunggulan musuh bebuyutannya itu.

Kedua tim memiliki situasi berbeda mendekati pertarungan panas ini. Kalau 'Setan Merah' memiliki skuat lebih sehat daripada The Citizens, yang kehilangan dua pemain kuncinya: Sergio Aguero dan David Silva karena cedera.

Meski begitu, City tetap wajib diwaspadai penuh menyusul performa apik De Bruyne dan Sterling. 

De Bruyne dibeli dari Wolfsburg seharga 55 juta pound sudah menciptakan lima gol dan lima assist hanya dalam sembilan penampilan pertamanya. Sedangkan Sterling yang didatangkan dari Liverpool seharga 49 juta pound, sudah membuat lima gol dan tiga assist dalam 12 penampilan.

"Sekarang, tim-tim top memiliki skuat yang bisa mengatasi badai cedera," kata Rooney kepada United Review. "Para pemain yang mereka beli lebih dari 100 juta pound dalam De Bruyne dan Sterling. Jadi mereka memiliki dua pemain muda yang sangat hebat dan kami harus meredam ancaman mereka dan mengambil keuntungan dari kesalahan mereka."

"Raheem adalah seorang pemain bagus tapi dia masih muda dan masih harus banyak beljar. Dia memulai kariernya di City dengan sangat baik tapi mudah-mudahan kami bisa memperlambat dia dan menang," kata kapten MU itu.

Saat ini MU duduk di urutan keempat dengan selisih dua poin dari City di posisi kedua. Kemenangan akan membuat Rooney cs menggeser City sekaligus membayangi Arsenal di puncak. Rooney merasa ini bukanlah laga penentu gelar juara.

"Menang adalah prioritas kami, tapi Anda tidak bisa bilang tim yang menang akan memenangi titel juara," sambung dia. "Ada gengsi besar di sini, kami ingin menang dan penting bagi kami untuk memulai pertandingan dengan rasa percaya diri."

Okdwitya Karina Sari - detikSport

Kecewanya Van Gaal Melihat 'Setan Merah' yang Buntu Rossi

Reuters/Jason Cairnduff
Pada laga melawan Manchester City, Manchester United boleh tampil dominan dalam urusan penguasaan bola. Namun, 'Setan Merah' buntu dan kesulitan menciptakan peluang bersih.

Laga yang berlangsung di Old Trafford, Minggu (25/10) malam WIB, tersebut berakhir dengan kedudukan 0-0. United sendiri gagal menciptakan attempt atauattempts on target sepanjang babak pertama.

Di babak kedua, United --yang sempat memenangi penguasaan bola hingga 78% di awal-awal babak kedua-- baru bisa menciptakan beberapa peluang. Setidaknya ada tiga peluang bagus yang mereka ciptakan.

Pertama, lewat sundulan Chris Smalling yang nyaris disambar Morgan Schneiderlin di depan gawang. Lalu, lewat Smalling lagi, namun sepakan datarnya masih bisa ditepis Joe Hart. Terakhir, via tendangan lob Jesse Lingard yang mengenai mistar gawang.

Di luar ketiga peluang itu, United kesulitan menciptakan peluang bersih. Pengambilan keputusan yang buruk di final third menjadi salah satu penyebab minimnya peluang bersih yang diciptakan tuan rumah.

Dalam catatan BBC, baik United atau City sama-sama menorehkan 6 attempts sepanjang laga, tetapi sama-sama hanya punya 1 attempt on target.

"Kami mengontrol jalannya laga selama 90 menit melawan tim seperti Manchester City. Saya tidak akan mengeluhkannya. Tapi, kami mengincar kemenangan dan kami gagal mendapatkannya," ujar Van Gaal.

Ketika bermain imbang melawan CSKA Moskow matchday III tengah pekan lalu, Van Gaal juga sempat menyebut bahwa timnya terlalu lambat mengoper bola. Imbasnya, momentum untuk melakukan tusukan pun lewat. Kini, hal serupa terjadi lagi.

"Kami menciptakan lebih banyak peluang, tapi kami gagal memanfaatkannya, dan itu mengecewakan," kata Van Gaal.
Finza Noor - detikSport.com

Rooney Mengecewakan di Derby Manchester

Getty Images/Michael Regan
Manchester - Wayne Rooney tampil mengecewakan di derby Manchester, yang digelar sehari setelah ulang tahunnya yang ke-30. Ini terlihat dari statistik yang ditorehkannya di laga tersebut.

Pada pertandingan yang berlangsung di Old Trafford, Minggu (25/10) malam WIB, baik Manchester United ataupun Manchester City gagal mencetak gol. Rooney, yang dipasang sebagai penyerang tunggal, juga gagal memberikan kontribusi berarti.

Tanpa kecepatan dari Rooney, United tidak bisa menerobos dari tengah. Sebaliknya, satu-satunya "nomor 9" yang punya kecepatan di kubu United, Anthony Martial, malah dipasang sebagai penyerang sayap sebelah kiri.

Selain hanya menorehkan 1 attempt sepanjang pertandingan --dan tidak mengarah tepat sasaran juga--, ada beberapa catatan mengecewakan lainnya dari Rooney.

BBC melansir, Rooney kehilangan bola sebanyak 28 kali sepanjang pertandingan. Ini membuatnya menjadi pemain 'Setan Merah' yang paling banyak kehilangan bola.

Akurasi passing Rooney pun buruk, hanya mencapai 54,8%, lagi-lagi menjadikannya pemain United dengan akurasi operan terburuk pada laga tersebut. Terakhir, Rooney juga hanya menyentuh bola sebanyak 50 kali, juga yang tersedikit di antara pemain-pemain United.

Musim ini, Rooney baru menyumbang 2 gol dalam 8 penampilannya di Premier League. Lantaran minim kontribusi juga, performanya kerap dikritik.
Rossi Finza Noor - detikSport.com

INFORMASI BOLA DUNIA

INFORMASI BOLA DUNIA
INFORMASI BOLA DUNIA

Manchester United Moment

Manchester United Moment
LIGA INGGRIS Manchester United vs Arsenal

Cek It Out

loading...