ORDER HERE

ORDER HERE

Showing posts with label Berita Manca Negara. Show all posts
Showing posts with label Berita Manca Negara. Show all posts

Tuesday, 2 February 2016

Ada 9 Pemandangan yang Mirip dengan Cerita Dongeng

Terbentuk selama jutaan tahun, ini pemandangan menakjubkan seindah negeri dongeng yang ada di dunia kita
1.  Fairy Chimneys, Turki
Muntahan abu vulkanik jutaan tahun lalu yang membentuk menara kerucut-kerucut indah di wilayah Cappadocia Turki.

Fairy chimneys (Credit: Benh Lieu Song, CC by 3.0)
2.  Ha Long Bay, Vietnam
Menurut legenda, naga menciptakan pulau-pulau dan batu untuk menjaga penjajah dari Vietnam. Kenyataannya, lanskap spektakuler yang dihiasi dengan pilar batu kapur, lengkungan dan gua-gua telah terbentuk lebih dari 500 juta tahun. Teluk juga mencakup lebih dari 1600 pulau dan pulau, sebagian besar dari mereka tak berpenghuni.
Ha Long Bay, Vietnam (Credit: Peter Adams Photography Ltd / Alamy)
3.  Eye of The Sahara, Mauritania
Struktur batu berbentuk kubah yang terletak di gurun Sahara, diduga disebabkan oleh dampak meteorit. Sekarang, diyakini telah terbentuk dari batuan yang terangkat yang kemudian terkikis.
The Eye of the Sahara (Credit: NASA / JPL / NIMA)
4.  The Great Blue Hole, Belize
Sinkhole selebar 320 meter dan memiliki kedalaman 125 meter ini merupakan lokasi yang tepat untuk scuba diving. Lubang itu adalah bagian dari Belize Barrier Reef. Lubang ini diyakini telah terbentuk selama zaman es, ketika susunan gua batu kapur runtuh lalu mempengaruhi pada permukaan laut. Stalaktit dan stalagmit besar yang mengandung sejarah catatan iklim masa lalu ditemukan di lubang itu.
The Great Blue Hole (Credit: Ian Bottle / Alamy)
5.  Zhangye Danxia, ​​Cina
Pegunungan pelangi yang indah bagai lukisan ini ditemukan di Provinsi Gansu, Cina. Strip warna-warni di pegunungan Danxia itu terbentuk dari batu pasir merah selama jutaan tahun lalu. Anehnya, banyak di dunia maya mengatakan bahwa indahnya pemandangan ini mungkin hasil dari manipulasi gambar.
Danxia landforms (Credit: View Stock / Alamy)
6.  Stone Forest, Cina
Pilar-pilar batu kapur berbentuk pisau yang membentuk lanskap ini menyerupai hutan batu. Daerah ini merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Diduga, hutan batu yang terbentuk pada sekitar 270 juta tahun lalu ini dulunya adalah laut yang dangkal. Batu pasir dan batu kapur terakumulasi dan akhirnya mendorong ke udara. Batuan kemudian dibentuk oleh angin dan air untuk membuat ini pilar batu yang spektakuler.
The Stone Forest in China (Credit: Udayan Dasgupta)
7.  Chocolate Hills, Filipina
Ribuan gundukan batu kapur ini berada di Provinsi Bohol, Filipina. Uniknya, gundukan-gundukan itu bisa berubah warna coklat saat musim kemarau. Pada tahun 1988, Chocolate Hills dinyatakan sebagai Monumen Geologi Nasional ketiga di Filipina.
The Chocolate Hills (Credit: LOOK Die Bildagentur der Fotografen GmbH / Alamy)
8.  Giant Causeway, Irlandia Utara
Puluhan ribu tumpukan bebatuan besar berbentuk heksagonal hitam tersusun rapi secara turun naik di Irlandia Utara ini, diduga terbentuk setelah aktivitas gunung berapi puluhan juta tahun yang lalu.
The Giant's Causeway in Northern Ireland (Credit: Stephen Emerson / Alamy)
9.  Gua Kristal, Meksiko
Gua yang berisi bebatuan kristal berbentuk pedang berukuran raksasa ini ditemukan oleh dua bersaudara yang menjadi penambang perak. Gua yang dipenuhi bebatuan kristal itu berada di kedalaman 300 meter dari permukaan tanah di Tambang Naica, Chihuahua, Meksiko. (BBC)
The Crystal Cave in the Naica Mine (Credit: Alexander Van Driessche, CC by 3.0)
(Sumber: berbagai sumber)

Monday, 1 February 2016

Dua siswa Indonesia dipanggil ke Amerika untuk bantu NASA

Prestasi gemilang putra bangsa Indonesia kembali ditorehkan. Bukan main-main, prestasi dari siswa yang masih duduk di bangku SMA ini digandrungi oleh lembaga antariksa dunia, NASA.


Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan melalui akun media sosialnya menuturkan, pada Minggu, (24/1) ini Indonesia mengirim dua guru dan dua siswa dari SMA Unggul Del untuk berangkat dari Jakarta menuju NASA di San Jose, Amerika Serikat. "Saya bangga melihat anak-anak didik saya dari kampung Sitoluama-Sumut ini mampu melewati proses seleksi yang dilakukan oleh NASA, hingga sekarang mereka berhasil masuk pada tahapan terakhir tes di NASA," ujar Luhut mengapresiasi prestasi ke dua siswa tersebut.



Dua siswa SMA tersebut Gilbert Nadapdap dan Gomos Parulian Manalu. Sebelum diundang untuk berangkat ke markas NASA, sebelumnya mereka diuji oleh para peneliti NASA melalui tele-conference. Mereka diuji penelitiannya tentang pembuatan microlab yang dikomputerisasi.


Saat diuji oleh para peneliti NASA melalui tele-conference.

Penelitian mereka disebut dengan "micro-aerobic fermentation in space with micro gravity". Melalui sistem IT, sehingga fermentasi yang rencananya akan dilakukan di stasiun ruang angkasa milik NASA, dapat dikendalikan dari bumi.



Kini, Gilbert dan Gomos sedang menjalani tes terakhir, untuk menentukan apakah micro lab mereka yang teliti tentang "micro-aerobic fermentation in space with micro gravity" layak diterbangkan ke stasiun ruang angkasa milik NASA tahun ini.


Sistem IT sehingga dapat mengendalikan proses fermentasi di angkasa luar dari bumi
Tabung kecil yang akan diisi dengan ragi yang akan diterbangkan ke luar angkasa untuk proses fermentasi


Kamera mikro ini juga akan ikut terbang ke angkasa luar, sehingga obyek penelitian dapat 
dipantau dari bumi
Wajah bahagia Gilbert Nadapdap dan Gomos Parulian Manalu

"Sebelum mereka bertolak ke Amerika, saya berpesan kepada mereka bahwa selama di San Jose, mereka bukan hanya mewakili SMA Unggul Del Del tapi juga mewakili seluruh anak-anak SMA di Indonesia," kata Luhut berpesan melepas keberangkatan rombongan siswa tersebut.
(Sumber: Brilio.net)

Wednesday, 18 November 2015

Bandung Terpilih Menjadi Finalis "World Smart City Awards 2015"


Taman Film, salah satu taman tematik Kota Bandung ini digunakan sebagai sarana publik warga untuk menonton film bersama. 

Ibu kota Jawa Barat ini akan bersaing dengan kota-kota lainnya seperti Buenos Aires, Curitiba, Dubai, Moskow, dan Peterborough menjadi pemenang dalam penghargaan tahunan tersebut.

Keenam kota itu berkompetisi memperebutkan penghargaan atas inovasi, strategi kolaborasi berkelanjutan, dan dampak kebijakan yang dibuat untuk kota. 

Terpilihnya Bandung sebagai finalis "World Smart City Awards 2015" tak terlepas dari program yang dibuat oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bandung.

Taman Musik
Chez Bon Hostel terletak di tengah Jalan Braga, tepatnya di Jl. Braga No.45, Sumur Bandung.
Program tersebut ditujukan untuk membuat Bandung sebagai satu Kota Cerdas. Caranya adalah dengan menghubungkan warga lokal melalui penyelenggaraan tata pemerintahan partisipatif guna mendorong dinamika cerdas perkotaan.

Kota lainnya, yakni Buenos Aires di Argentina berhasil menjadi finalis berkat program kesadaran terhadap situasi banjir. 

Kemudian Curitiba, Brasil, mengedepankan program transformasi sanitasi melalui depolusi hidrik dengan meningkatkan kualitas air sungai.

Finalis lainnya, yaitu Dubai memiliki pendekatan komprehensif untuk mendatangkan kebahagiaan sebagai 'senjata' memenangi "World Smart City Awards 2015".


Sementara Moskow hadir dengan sistem solusi kota agar bisa bersaing dengan kota lainnya dan terakhir Peterborough, di Inggris hadir dengan programnya berupa laboratorium hidup perkotaan cerdas.


"World Smart City Awards" diselenggarakan dengan tujuan mengenali proyek atau program pelopor terhadap perkembangan kota. 

Selain itu, menstimulasi kota untuk terus tumbuh menjadi tempat berkelanjutan, efisien, ekonomis, dan layak huni.

Semua kalangan, mulai dari pengusaha, peneliti, organisasi non-pemerintah, dan konsorsium publik atau swasta didorong dapat menciptakan strategi kota pintar yang inovatif dan solutif untuk dinilai oleh panel juri ahli dalam empat kategori.

Selain penghargaan untuk Kota Cerdas atau city award, tiga penghargaan lainnya adalah project award, innovative idea award, danhonorary award. 

Pemberian "World Smart City Awards 2015" akan dilaksanakan di Barcelona, Spanyol pada 18 November 2015 waktu setempat. (Sumber: Kompas.com)

Tuesday, 17 November 2015

Terima Penghargaan Pulitzer, Fotografer Ini Bunuh DIri



Sebuah dilema besar bagi seorang jurnalis perang di mana di satu sisi dia harus meliput sebuah peristiwa, tetapi di sisi lain ada rasa kemanusiaan untuk menolong.

Dilema ini dihadapi oleh Kevin Carter usai meliput tragedi kelaparan di Sudan pada Maret 1993. Dia mendapat angle foto yang mengenaskan, di mana seorang perempuan kecil yang tengah bersujud, sementara burung nasar menatap dan siap untuk memasangnya.

Carter menunggu selama 20 menit agar burung nasar itu terbang menjauh. Namun, burung itu tak bergeming dan mengintai gadis kecil ini. Carter pun mengambil kamera dan menangkap momen ini.

Seusai dari Sudan, Carter menyerahkan foto ini dan muncul di New York Times pada 26 Maret 1993. Koran ini langsung ludes terjual karena melihat foto yang sangat menarik. Telepon redaksional New York Times terus berbunyi dengan pertanyaan yang sama, bagaimana nasib anak kecil itu?




Carter menjelaskan bahwa gadis itu lolos dari maut dan bisa berjalan menjauh dari burung nasar tadi. Namun, dia tidak tahu seperti apa nasib gadis kecil ini. Selang beberapa hari kemudian, Carter mendapat hadiah Pulitzer dan fotonya dinobatkan sebagai foto terbaik. Di satu sisi, dia mendapat kritikan pedas karena dianggap tidak menolong gadis tersebut.

Kritikan-kritikan itu membuat Carter menjadi risau dan dirundung rasa menyesal. Foto tersebut terus menghantuinya seoalah dia melihat sebuah kematian yang tengah dihadapi oleh gadis kecil yang berjalan menuju tempat pembagian makanan. Carter mengaku bahwa setelah mengambil gambar dia merokok dan menangis keras.

Dua bulan kemudian Carter ditemukan tewas akibat bunuh diri. Dia menuliskan sebuah surat yang isinya dia merasa terhantui selama ini dan bersalah karena memilih memotret daripada menolong anak itu. (Sumber: superbooy)

Deretan pembelian Alutsista TNI yang bikin dunia cemas


Setelah ekonomi pulih dari krisis yang mendera sejak 1997, Indonesia kembali gencar memperkuat pertahanan dalam negerinya. Pembelian besar-besaran segera dilakukan, tujuannya adalah untuk mengganti peralatan tempur maupun mesin perang yang sudah usang dengan yang baru.

Sayang, upaya ini sempat terhambat akibat kebijakan pemerintah Amerika Serikat (AS) dan sekutunya yang mengembargo pembelian senjata terhadap Indonesia. Meski begitu, Indonesia tetap berupaya melakukan pembelian, salah satunya dengan Rusia demi mendatangkan Sukhoi Su-27.

Berakhirnya embargo senjata membuat Indonesia lebih gencar mencari alutsista baru dari berbagai negara. Mulai dari kapal perang, kendaraan angkut personel hingga tank masuk ke dalam daftar belanja Indonesia.

Rencana-rencana pembelian ini rupanya tak hanya jadi sorotan di Indonesia, tapi juga dunia. Banyak media maupun situs pertahanan internasional memberitakan upaya TNI untuk mengganti alutsista lama dengan yang baru.

Berikut beberapa pembelian alutsista TNI yang jadi perhatian dunia:


1.  Sukhoi Su-35

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) akan memperbarui armada tempurnya dengan membeli pesawat Sukhoi Su-35 Flanker. Pembelian ini dilakukan untuk mengganti pesawat F-5 Tiger buatan Amerika Serikat yang sudah semakin uzur.

Rencana pembelian Su-35 oleh TNI AU ternyata menjadi sorotan dunia. Sejumlah situs persenjataan dunia ikut menyoroti soal pembelian jet tempur canggih ini. Terbukti pembangunan alutsista TNI cukup dipantau dunia.

Situs airforce-technology.com dan defenseworld.net, laman yang membahas khusus kekuatan tempur udara ini merilis niat Indonesia membeli peralatan canggih buatan Rusia itu.

Dengan mengutip pernyataan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Agus Supriatna, pesawat Su-35 masuk ke dalam daftar pembelian yang dilakukan mulai tahun ini. Selain Su-35, Indonesia juga mengincar F-16 Block 52+ Fighting Falcon, Eurofighter Typhoon, dan Swedish JAS 39 Gripen fighters.

Menurut Agus, Su-35 masuk dalam daftar incaran karena dapat memenuhi kebutuhan alutsista TNI Angkatan Udara, dan lebih mudah dioperasikan. "Semua bisa dipesan, tapi kami sebagai operator ingin empat pesawat baru," ujarnya.

Keinginan tersebut mendapat tanggapan positif dari Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin. Dia berharap agar pembelian pesawat ini bisa terealisasikan.

"Kerja sama militer antara kedua negara telah terbangun beberapa waktu lalu, dan kami ingin meningkatkannya lagi," kata Mikhail.

Meski begitu, Indonesia masih belum memutuskan jenis pesawat tempur untuk menggantikan F-5 E Tigers buatan Northrop Grumman. Saat ini, TNI AU masih mengoperasikan 11 F-5E/F yang bermarkas di Skadron 14 Lanud Iswahyudi.

Sukhoi Su-35 merupakan model terbaru dari Su-27M Flanker, di mana terdapat peningkatan terhadap kemampuan superioritas tempur udara, dan didesain agar bisa menembak berbagai target dengan menggunakan peluru kendali maupun non-kendali.

2.  Helikopter anti-kapal selam

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) segera memperkuat pertahanan perairan dengan mendatangkan helikopter anti-kapal selam. Sebanyak 11 unit heli canggih ini akan dibeli dari perusahaan penerbangan Eropa, Airbus.

Rencana pembelian ini rupanya mulai menjadi perhatian internasional. Sejumlah media menganggap pembelian ini dapat meningkatkan kemampuan militer Indonesia dari ancaman bawah laut.

"Skuadron penerbangan, bernama Skuadron Udara 100, akan dibangun untuk memberi dukungan operasional terhadap armada baru 11 heli anti-kapal selam berupa AS-565 MBe Panther," demikian ditulis thediplomat, Minggu (21/6).

Tidak ada tanggal yang pasti skuadron ini akan mulai beroperasi. Namun, sesuai keterangan dari sejumlah pihak di TNI AL, media ini memperkirakan skuadron akan dimulai saat Panther pertama diterima. Sehingga, unit ini akan terbentuk awal tahun depan.

"Panther ini telah menjadi satu dari platform anti-kapal selam ringan/menengah terbaik di dunia, di mana terdapat sistem ASW terkini serta kemampuannya untuk dioperasikan dari kapal korvet maupun frigat kecil," sahut Kepala Regional Asia Tenggara dan Pasifik, Philippe Monteux di Airbus.

Diperkirakan, heli canggih ini akan diterima secara keseluruhan pada akhir 2017 mendatang. Skadron yang ditugasi untuk mengoperasikannya akan ditempatkan di Lanud Juanda,Surabaya.

Helikopter ini akan dioperasikan untuk kapal korvet SIGMA 10514 dan korver kelas Bung Tomo. Sebagai perlengkapannya, heli AS-565 Panther akan dipasangi torpedo ASW Raytheon Mk 46 atau Whitehead A.244/S lightweight, dan termasuk sonar DS-100 helicopter long-range active sonar (HELRAS).

DS-100 merupakan jenis sonar versi 1.38 kHz dari AQS-18A yang lebih populer. Alat ini mampu mendeteksi benda hingga kedalaman 500 menter untuk pemantauan dan pencarian bawah laut. Dengan resolusi proses dopler dan denyut yang panjang, bisa mendeteksi kapal selam meski melaju dengan kecepatan sangat rendah.

Bersama L-3, DS-100 bisa dipakai untuk mendeteksi, menetapkan target dan meluncurkan senjata terhadap target kapal selam di kedalaman atau perairan dangkal.

3.  Tank Leopard

Bila alutsista baru bagi TNI AU dan TNI AL masih dalam proses pemesanan dan pembuatan, TNI Angkatan Darat sudah lebih mendapatkan mesin perang baru. Mesin perang yang dimaksud adalah Tank Leopard 2 buatan Rheimentall, Jerman.

Leopard 2 merupakan tank jenis Main Battle Tank (MBT) dengan kemampuan tembak yang cukup mumpuni, beratnya pun mencapai 62 ton dengan jarak tembak 4 km. Tank ini dioperasikan oleh Batalyon Kavaleri 8/2 Narasinga Wiratama di Pasuruan.

Sebelum tiba di Indonesia, rencana pembelian Tank Leopard ini sempat menjadi pusat perhatian dunia, maupun negara tetangga. Beberapa media, khususnya situs militer, memuatberita soal Leopard yang bakal memperkuat pertahanan RI.

Malaysiandefence.com misalnya, memuatnya dengan berjudul 'Indonesia getting Hercules planes and Leopard MBTs too'. Tulisannya menyadur situs berita Asiaone, di mana Indonesia mendapatkan menerima Leopard, ditambah Tank Marder.

Sementara, defenseindustrydaily.com dalam tulisannya berjudul 'Indonesia Becomes the Latest Buyer of German Tanks' lebih menitikberatkan pembelian tank tersebut. Situs ini juga menyebut Indonesia merupakan pengguna tank terbesar, di atas Singapura.

4.  SPR-2 Kopassus
PT Pindad mampu membuat senapan sniper SPR 2 yang membuat dunia militer internasional kaget. Pasalnya, senapan ini mampu menjangkau target dengan jitu dalam jarak lebih dari 2 km.

"Kita sedang bikin 150 pucuk (senapan SPR 2) buat Kopassus, dunia sniper internasional sudah gempar. Senapan SPR 2 ini jangkauannya sampai 2 km," kata kadep komunikasi Pindad Sena Maulana di JIExpo Kemayoran Jakarta, Rabu (5/11).

Menurutnya jenis peluru senjata sniper SPR 2 ditakuti banyak negara. Peluru ini mampu menembus kendaraan lapis baja sekalipun.

"Pelurunya 12,7 mm anti material, jenis pelurunya paling ditakuti karena bisa menembus tank dan kendaraan lapis baja. Peluru ini dapat menembus baja lalu terbakar dan meledak di dalam," terang dia.

Masih menurutnya, senapan sniper SPR 2 ini berawal dari sniper SPR 2 milik TNI yang tak berani diuji coba. Kemudian Pindad berusaha menguji dan akhirnya membuat sendiri.

"Tahun 2003, TNI punya 3 pucuk dari negara lain tapi enggak berani uji karena berat dan besar. Akhirnya kita uji bareng-bareng lalu kita buat sendiri tahun 2006, itu awalnya," pungkas dia. (Sumber: Merdeka.com)

Thursday, 12 November 2015

Gunung Agung dan Kelud Masuk Daftar Gunung Api Paling Berbahaya


Gunung Suribachi di Pulau Iwo Jima, Jepang dianggap sebagai gunung api paling berbahaya di dunia.

Para ahli vulkanologi menyebut Gunung Suribachi di Pulau Iwo Jima, Jepang, sebagai gunung berapi paling berbahaya di dunia.

Para pakar dari Universitas Manchester ini mengatakan, erupsi dahsyat dari gunung yang terkenal sejak Perang Dunia II itu tinggal menunggu waktu saja.

Jika erupsi Suribachi terjadi maka diperkirakan bakal menghasilkan tsunami dahsyat dengan gelombang laut setinggi 25 meter yang bisa menghancurkan wilayah selatan Jepang serta kota-kota pesisir China, termasuk Shanghai dan Hongkong.

Gunung Suribachi menjadi pemuncak 10 gunung berapi paling berbahaya di dunia yang berpeluang meletus dahsyat selama 100 tahun ke depan dan bisa mengakibatkan sedikitnya 1 juta orang tewas.

Gunung lain yang termasuk daftar ini adalah Gunung Campi Flegrei di dekat Napoli, Italia. Jika gunung ini meletus maka dampaknya jauh lebih dahsyat ketimbang Vesuvius yang menghancurkan kota Pompeii 2.000 tahun lalu.

Meski sangat jarang erupsi, tetapi Gunung Campi Flegrei terletak sangat dekat dengan kota Napoli yang dihuni 4,4 juta jiwa sehingga ancaman gunung ini sangat nyata.

"Di banyak tempat di dunia, pengawasan terhadap gunung berapi sangat buruk dan banyak dari gunung berapi yang kurang dipantau itu terletak dekat dengan kawasan padat penduduk," kata pakar vulkanologi, Profesor Albert Zijlstra.

Sejak Gunung Tambora meletus pada 1815, kata Zijlstra, belum pernah ada erupsi dahsyat lainnya. 

Saat Tambora meletus 200 tahun lalu, dampak erupsi gunung itu membuat dunia seakan tanpa musim panas. 

"Pada abad ini ada peluang salah satu erupsi akan sedahsyat Tambora," tambah dia.

Kembali ke Gunung Suribachi, para pakar yakin bahwa ledakan gunung ini mampu menyamai kedahsyatan erupsi Tambora di Pulau Sumbawa yang mampu menimbulkan perubahan iklim secara signifikan.

Tinggi Gunung Suribachi kini 20 meter lebih tinggi dibanding tahun 1945 saat marinir AS mengibarkan bendera di puncak gunung itu.

Pertumbuhan kamar magma diyakini menjadi faktor utama yang menambah ketinggian Gunung Suribachi.

Selain itu, ketinggian pantai Pulau Iwo Jima juga bertambah. Kini, permukaan tanah pulau itu setinggi 17 meter dari muka laut.

Artinya, pulau itu bertambah tinggi satu meter setiap empat tahun selama beberapa ratus tahun terakhir.

Jika erupsi Suribachi terjadi maka sebuah tsunami dengan dinding air setinggi 25 meter akan tercipta. Tsunami ini bisa menghancurkan wilayah selatan Jepang dan sejumlah kota pesisir China.

Erupsi Suribachi ini akan menyamai erupsi Gunung Kuwae di Vanuatu pada 1458 yang menghasilkan tsunami setinggi 30 meter di sebelah utara Selandia Baru dan mengakibatkan kepunahan budaya di Polinesia.

Sementara itu, sebagai salah satu negara dengan gunung berapi terbanyak di dunia, Indonesia "menyumbangkan" dua gunung berapinya dalam daftar ini. Kedua gunung itu adalah Gunung Agung di Bali dan Gunung Kelud di Jawa Timur.

Berikut ke-10 gunung berapi paling berbahaya di dunia:
1. Gunung Suribachi, Iwo Jima, Jepang
2. Gunung Chilpete/Apoyeque, Nikaragua
3. Gunung Campi Flagrei, Italia
4. Gunung Aso, Jepang
5. Sabuk Gunung Api Trans Meksiko
6. Gunung Agung, Bali, Indonesia
7. Gunung Kamerun
8. Gunung Taal, dekat Manila, Filipina
9. Gunung Mayon, Filipina
10. Gunung Kelud, Indonesia
(Sumber: kompas.com)

6 Lubang buatan manusia paling mengerikan di bumi

Dalam usaha mencari kekayaan mineral di dalam perut bumi, banyak lubang besar telah digali di berbagai belahan dunia. Melalui lubang-lubang itu, manusia berusaha mengeruk kekayaan mineral dari alam. Berikut kami himpun enam lubang paling mengerikan yang telah dibuat manusia di muka bumi.


1.  Kawah Gas Bumi Darvaza (Turkmenistan)

Pada tahun 1971, seorang ahli geologi menemukan deposit gas alam 
besar-besaran di tambang ini. Sayangnya, penggalian lubang ini malah 
meruntuhkan dinding tambang dan meninggalkan sebuah lubang besar. 
Untuk mencegah gas beracun keluar, lubang ini kemudian dibakar. 
Tambang ini terus terbakar sampai hari ini. Kondisi kawah gas bumi 
Darvaza yang sangat mengerikan itu kemudian membuatnya disebut 
The Door to Hell atau Pintu Neraka.

Kawah ini berada di sekitar gurun Karakum di Turkmenistan, dab telah 

terbakar selama 38 tahun terakhir. Kawah besar ini merupakan hasil dari 
kecelakaan eksplorasi gas Soviet yang terjadi pada tahun 1971. Pada 
malam yang gelap, cahaya dari lubang pembakaran dapat dilihat bermil 
jauhnya dan bau belerang dapat dideteksi dari jarak cukup jauh.

2.  Tambang berlian Kimberley (Afrika Selatan)

Kimberley dikenal sebagai kota pertambangan berlian. Kimberley Big Hole 
dan Tambang Museum Kimberley kini menjadi salah satu objek wisata 
yang terkenal di Afrika Selatan. Kembali pada tahun 1866, seorang 
pria bernama Erasmus Jacobs menemukan kerikil putih di samping 
Sungai Orange dekat Hopetown.

Setelah dilakukan pemeriksaan terungkap bahwa kerikil itu sebenarnya 

berlian berukuran 21,25 karat. Beberapa tahun kemudian, pada tahun 
1871, berlian lain yang lebih besar (83,50 karat ) ditemukan di lereng 
Colesberg Kopje. Peristiwa ini membuat ribuan penambang membanjiri 
daerah ini. Dalam waktu singkat, bukit di daerah ini menghilang dan 
berubah menjadi lubang besar.

3.  Bingham Canyon Mine (Utah)

Bingham Canyon Mine atau juga dikenal sebagai Kennecott Copper Mine, 
adalah operasi pertambangan tembaga terbuka di barat daya Salt Lake City, 
Utah, Amerika Serikat, di Pegunungan Oquirrh. Tambang ini dimiliki oleh 
Rio Tinto Group, perusahaan pertambangan dan eksplorasi internasional 
yang berkantor pusat di Inggris.

Hal ini ditetapkan sebagai Landmark Nasional Bersejarah pada tahun 1966, 

dengan nama Bingham Canyon Open Pit Copper Mine. Tambang ini baru 
saja mengalami longsor besar pada bulan April 2013. Tambang ini memiliki 
kedalaman 1,2 km dan lebar 4 km.

4.  Tambang Berlian Mirny (Siberia)

Tambang Berlian Mirny memiliki kedalaman 525 meter dan diameter 
1200 meter. Penggalian di pit ini dimulai pada tahun 1955 untuk 
memenuhi kebutuhan Uni Soviet untuk industri berlian setelah perang. 
Tambang yang telah ditinggalkan ini terletak di Mirny, Siberia Timur, Rusia.

Tambang ini memiliki kedalaman 525 meter dan diameter 1.200 meter. 

Ini merupakan lubang buatan manusia terbesar kedua di dunia, setelah 
Bingham Canyon Mine. Wilayah udara di atas tambang ini ditutup untuk 
helikopter karena dianggap berbahaya. Hal ini dikarenakan adanya 
perbedaan suhu udara dan arus yang tak terduga.

5.  Tambang Diavik (Kanada)

Tambang Diavik adalah tambang berlian di North Slave Region of the 
Northwest Territories, Kanada, sekitar 300 kilometer di utara Yellowknife. 
Tambang ini telah menjadi bagian penting dari perekonomian daerah, 
yang mempekerjakan sekitar 700 orang, dan memproduksi 7,5 juta karat 
berlian per tahun.

Tambang ini dimiliki atas patungan antara Dominion Diamond Corporation 

dan Diavik Berlian Mines Inc., anak perusahaan Rio Tinto Group. 
Umur tambang ini diperkirakan akan mencapai 16 sampai 22 tahun.

6.  Tambang Grasberg (Indonesia)

Grasberg adalah sebuah tambang emas dan tembaga terbesar ketiga 
di dunia. Tambang ini berada di Papua di dekat Puncak Jaya, gunung 
tertinggi di provinsi tersebut. Tambang yang dikelola oleh PT Freeport 
Indonesia ini sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Freeport-McMoRan.

Pada tahun 2006, Wikipedia mencatat bahwa tambang ini menghasilkan 

610.800 ton tembaga; 58.474.392 gram emas; dan 174.458.971 gram 
perak. Luas eksplorasi tambang Grasberg (blok A & B) diperkirakan 
mencapai sekitar 212.343 hektar dengan luas kedalaman lubang melebihi 
230 kilometer persegi. (Sumber: merdeka.com)

Wednesday, 11 November 2015

Ilmuwan Jepang ciptakan kaca sekuat baja

Kaca alumina buatan Jepang. ©2015 Techworm
Ilmuwan di Jepang baru-baru ini sukses menciptakan kaca jenis baru 
yang disebut memiliki kekuatan baja dan namun tetap ringan dan tipis 
seperti kaca biasa.
Penemuan ini tentu adalah kabar baik bagi industri teknologi hingga 
otomotif yang bisa memanfaatkan kaca anti pecah untuk produk-produk 
mereka. Misalnya, kaca mobil, layar tablet, laptop, dan lain-lain.
Kaca sekuat baja ini dikembangkan oleh peneliti di University of Tokyo 
Institute of Industrial Science. Mereka mengaku bila kaca 'hybrid' ini 
bakal siap dipasarkan lima tahun ke depan.
Bagaimana kaca ini bisa sekuat baja?
Kaca tersebut mengandung senyawa aluminium oksida, yang terkenal 
akan ketangguhannya. Bahan dasar kaca ini adalah silika (silikon dioksida), 
yang merupakan komponen utama dari pasir.
Untuk menambah kekuatannya, ilmuwan meningkatkan campuran alumina, 
jenis oksida dari aluminium. Ketika alumina dicampur dengan silikon 
dioksida, akan dihasilkan sebuah kaca yang sangat aman, kokoh, 
dan tidak bisa dihancurkan.
Lebih lanjut, ilmuwan menjelaskan bahwa mereka menggunakan teknik 
bernama 'levitasi aerodinamis' untuk menciptakan lapisan kaca transparan 
dan terbuat dari 50 persen alumina. (Sumber: Merdeka.com)

INFORMASI BOLA DUNIA

INFORMASI BOLA DUNIA
INFORMASI BOLA DUNIA

Manchester United Moment

Manchester United Moment
LIGA INGGRIS Manchester United vs Arsenal

Cek It Out

loading...